Bahaya
Instal Aplikasi di Perangkat Mobile
Smartphone dan tablet
semakin banyak digunakan oleh masyarakat dunia sebagai perangkat wajib
berkomunikasi. Namun, diam-diam perangkat itu ternyata bisa jadi celah bagi
para peretas (hacker) untuk mencuri data pribadi penggunanya.
Celah itu hadir karena
pengguna biasa memasukan data pribadi ke berbagai layanan atau aplikasi yang
diinstal di perangkat mobile miliknya. Bahkan, tak jarang mereka juga memasukan
data perusahaan sebagai file yang disimpan dalam aplikasi di handset-nya.
Sadar ataupun tidak,
para pengguna perangkat mobile yang menyimpan data memanfaatkan perangkat
mobile miliknya, sebenarnya tahu resiko pencurian data bisa saja terjadi. Akan tetapi
kebanyakan dari mereka tak tahu kalau
aplikasi bisa membuat pencurian data yang disimpannya jadi jauh lebih mudah.
Sebuah aplikasi bernama
Makkie Klauwe menjadi salah satu bukti provokatif bahwa data rahasia yang
dimiliki pengguna perangkat bisa dengan mudah dicuri. Aplikasi itu sendiri
dibuat oleh Bram Fritz, seorang
mahasiswa yang memiliki pemikiran ‘memprovokasi diskusi tentang peran data yang
terbuka dalam masyarakat’.
Makkie Klauwe memperlihatkan
sebenarnya perusahaan pembuat aplikasi bisa dengan mudahnya mengambil data
pengguna untuk membuat peta lokasi penduduk berpendapatan tinggi, lampu jalan yang
rusak atau wilayah bertingkat kejahatan rendah. Untungnya, seperti dilansir
Ubergizmo, aplikasi tersebut tidak pernah dibuat secara terbuka untuk umum.
Meski begitu, berbagai aplikasi
yang menunjukan fungsi untuk memudahkan pengguna gadget tak selalu aman. Terlebih
lagi data yang disimpan perusahaan pembuat aplikasinya bisa saja dengan mudah
dimanfaatkan sebagai ‘ladang emas’ yang menguntungkan perusahaan walaupun harus
melanggar privasi pemilik data.
Jadi, sebaiknya tetap
berhati-hati dalam menyimpan data di perangkat mobile maupun aplikasi yang
berfungsi sebagai lokasi penyimpanan data. Bagaimanapun, data yang dibagi bak
pisau bermata dua, mungkin menguntungkan atau merugikan penggunanya.
Sumber : liputan6






0 comments:
Post a Comment